Jumat, 25 Oktober 2013


                  .Aku pasti bisa.
     Siang hari sepulang sekolah aku berjalan ditrotoar sambil memikirkan pr membuat kerajinan menggunakan barang bekas,tapi bagaimana caranya karena mama berada diluar kota.
     Sesampainya dirumah aku langsung membuka laptop dan membuka google tapi 1 barang yang dituju oleh langkah disana aku tak punya,aku pun semakin bingung aku pun berniat menuju rumah tante airin.
     Rumah tante Airin berada 1 km dari rumahku.Tapi ternyata tante tidak ada dirumah.Bagaimana ini jika aku tidak mengerjakan tugas,aku pun terus memikirkannya tapi sayangnya aku tertidur.
     Pagi hari aku sudah pasrah,aku tahu pasti guruku akan memarahiku.sesampainya disekolah bu Eni datang kekelasku dan benar aku dimarahinya tapi aku sadar aku salah dan bu Eni memberikan kesempatan sampai besok.
     Sesampainya dirumah aku mencari kaleng susu bekas,kertas bling,gunting,lem,
dan pita.dan aku memotong kertas bling sesuai ukuran kaleng dan menempelkan pita didepan kaleng.Dalam hatiku aku berkata“Aku pasti bisa”,“Aku pasti bisa” Huhh…akhirnya jadi celengan dari kaleng susu bekas
     Aku pergi kesekolah dengan hati yang gembira.ketika bu Eni datang bu Eni menanyakan tugasku dan ternyata celenganku akan dipamerkan dalam acara pamerran karya unik siswa betapa senangnya aku.
     Seseampainya dirumah ternyata mama sudah pulang dan aku menceritakan semuanya dan mama mencium dahiku…

~~~~~~~~~~~~~ The End ~~~~~~~~~~~~~~~~

Minggu, 13 Oktober 2013


           Awan Kelinci    
      Siang ini sangat terik.Aku hanya ingin bermalas – malassan dikamar.Coba mama sudah pulang pasti aku sedang main sama mama.
Tiinn…(klakson mobil)
“yeyy mama pulang…”(teriak Gerlind)
      Tapi mengapa mama pulang dengan gadis kecil yang kotor.
“Mah dia siapa??”
“Dia Andini,dia korban banjir bandang kemarin dan dia akan menjadi adikmu..”(kata mama)
“apa mah tidak mah tidak aka nada yang bisa menggantikan Felly”(lari menuju kamar)
      Felly kenapa kamu harus pergi secepat ini. Mengapa harus kamu yang terkena Kanker mengapa tidak orang lain saja.
                               ***
      Sore hari yang cerah ini biasanya kita mencari awan berbentuk kelinci ya Fell…
“Kak,,,…”(Andini)
      Maaf ya kak, bukan makhsud aku , aku ingin menggantikan Felly adik kakak…(Andini)
      Ya,tuhan begitu lembut suaranya sama seperti Felly (renung Gerlind )
      Kak..lihat kak itu awan kelinci..(Andini)
Oh iya,..ayo kita cari lagi…(Gerlind)
 ~ Memang tidak ada yang bisa menggantikan Felly…Tetapi tidak ada salahnya berbagi kasih saying dengan Andini…~

Tokoh Tokoh ;
Ø Gerlindda Azzahra Amellia
Ø Andini Putri Arum
Ø Felly Tiara Qerty
Ø Mama Gerlind

Sabtu, 12 Oktober 2013


               Kisah Andrelia”
Andrelia adalah seorang anak perempuan berumur 11 tahun yang cantik dan lucu. tapi,sayangnya ia sombong. ia tidak pernah mau mengakui jika temannya lebih pintar dari Andrelia.
Pada hari itu Andrelia bermain Basket dengan bola barunya bersama Monic dan amabel.
“Monic Amabel lihat point kita berbeda 3 -1 berarti aku yang menang” (sahut Andrelia)
“Hmm iya…lia…”(kata Monic)
“Akh payah kalian! masak main basket aja tidak bisa. Lebih baik aku bermain dengan yang lain saja…(kata Andrelia)
                                                   ***
Pagi ini Andrelia pergi kesekolah. Setibanya di sekolah ia mencari Monic dan Amabel. Ternyata mereka berdua berada di kantin.
Hai Mon,Bel…(sapa Andrelia)
“Tapi mereka berdua tidak menghiraukannya dan malah pergi  menuju kelas”
Kenapa sih mereka? Kok malah ninggalin aku sendiri…
Huh awas saja nanti kalau mereka mau main juga pasti bersama aku…
          Tapi mengapa mereka tidak terlihat sepulang sekolah,apa mereka sudah pulang? mhh biarkan saja deh lebih baik aku pulang sendiri saja.
                                                    ***
          Kenapa mereka berdua menjauhiku ya… apa mereka marah padaku…(renung Andrelia)huh sepi juga tidak ada mereka…lebih baik aku pergi saja ke taman.
          Sesampainya ditaman,aku melihat seekor kelinci putih dan lucu tapi mengapa kelinci itu bulunya bersinar? Aku pun terus mengejar kelinci itu. Aduh…kelinci itu masuk kedalam lubang yang besar,aku pun turun ke lubang itu…
Aaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh(teriak Andrea)
Seketika ia terjatuh kedalam lubang dan ia sekarang berada dihutan.
Mengapa aku ada dihutan ini.???(bingung)Padahal lubang itu sangat pendek mengapa aku berada disini. Andrelia terus mencari jalan keluar dari hutan itu. Dan ketika ia melihat semak – semak belukar Andrelia melihat seekor serigala yang sangat besar.
Tolong…Tolong…(teriak Andrelia)
Hatttt…dakk(tendang laki – laki)
“kamu tidak apa – apa???”(Tanya laki – laki)
“Mhh…aku tidak apa – apa… kamu siapa???” jawab Andrelia
“Nama ku Satria,namamu siapa??”
“Nama ku Andrelia…aku terjatuh dalam lubang dekat rumahku…”
 “ Jangan – jangan ini yang dimakhsud ibu peri..”(renung satria)
“kamu mengapa melamun seperti itu??”
“Mhh..tidak apa – apa lebih baik sekarang kamu kerumahku saja,dirumahku hanya adikku saja..”(ajak Satria)
“ Baiklah…”(sahut Andrelia)
                                              ***
                Sesampai dirumah Satria,betapa terkejutnya Andrelia,karena adik Satria mirip sekali dengan Monic…
“Satria apakah benar dia adikmu..??”(Tanya Andrelia)
“Ya,dia Carroline adikku,ada apa??”(katanya)
“Tidak hanya saja adikmu mirip sekali dengan temanku Monic yang marah padaku…”(Sahut Andrelia)
“Mengapa ia marah padamu??”(Tanya Satria)
“Waktu itu aku bermain basket bersama Monic dan Amabel mereka kalah sama aku,tapi aku terlalu sombong dan menyindir mereka dan mereka marah padaku…”(katanya sambil menangis)
Ia pun lari kedalam rumah. Mon,Bel aku butuh kalian kenapa aku ada di hutan ini aku kangen sama kalian…(tangisnya)
“Sat,kapan aku bisa keluar dari hutan ini.??”
“Kamu bisa keluar dari hutan ini,tapi ada satu syarat yaitu kamu harus menolong sahabat kami auryn yang tertangkap oleh penyihir jahat,dia yang akan membantu kamu keluar dari hutan ini..”(kata Satria)
“Baiklah aku akan membantu kalian,besok kita cari dimana penyihir itu tinggal.”(kata Andrelia)
                                                    ***
          Keesokkan harinya…Andrelia,Carroline,dan Satria pergi mencari rumah nenek sihir yang jahat. Di ujung hutan Andrelia melihat sebuah Rumah hitam yang amat seram dan besar.
“Itu dia rumah penyihirnya”(kata Carroline)
“Beraninya kalian datang ketempatku”(kata si penyihir)
“Dimana Auryn?Penyihir jahat”(Carroline)
 “Cepat kamu selamatkan Auryn,Dre”(Kata Satria)
“Tapi Sat,”
“Kakak gak usah pikirkan kami…”(Carroline)
          Andrelia pun lari kedalam rumah penyihir dan mencari Auryn. Andrelia melihat perempuan dipenjara. Tapi mengapa Amabel.
“Hey,kamu tolong aku tolong lepaskan aku dari sini..”(katanya)
“Bagaimana caranya??”(Tanya Andrelia)
“Ambillah tongkat itu ucapkan ‘Abracadabra’”(katanya)
“Baiklah”(kata Andrelia) ‘Abdracadabra’
“Terima kasih kau telah menolong aku,nama ku Auryn…namamu siapa??”(tanyanya)
“Aku Andrelia,mhh ayo kita tolong Satria”
                                                      ***
Hatt…’Abracadabra’
“Matilah kau penyihir jahat”(teriak Auryn)
“Auryn”(teriak Satria dan Carroline)
“Satria,Carroline terima kasih kalian telah menyelamatkan ku..”(Auryn)
“Jangan berterima kasih pada kami barterima kasihlah pada Andrelia”(satria)
“Sebagai tanda terima kasihku padamu aku akan menuruti apapun permintaanmu”(auryn)
“Aku hanya ingin pergi kenegriku auryn”(kata Andrelia)
“Baiklah aku akan menurutinya tapi 1 nasihatku…kau tidak boleh sombong kepada teman – temanmu..”
(andrelia mengangguk)
                                          ***
          Pagi ini Andrelia pergi kesekolah. Dia tidak sabar ingin bertemu dengan Monic dan Amabel.
“Monic Amabel”(melambaikan tangan)
“Andrelia….”(teriak Amabel dan Monic)
(Berpelukan………….)
“Dre kenallin dia Dony..”(kata monic)
“Hah kenapa dia mirip dengan Satria,huh sudahlah tidak usah dipikirkan yang penting sekarang aku sudah berada dinegri asalku”(renung Andrelia)

                     ~ The End ~